Langsung ke konten utama

Program Arduino: Sensor Cahaya LDR!

Light Dependent Resistor (LDR) adalah jenis resistor yang nilai hambatannya di pengaruhi oleh cahaya di sekitar. Maka kita bisa membuat LDR ini menjadi sensor cahaya. Karena memang sudah banyak aplikasinya. Misalnya pada lampu jalan, tidak ada saklar untuk mematikan dan menghidupkan lampu jalan.

Dengan menggunakan sensor cahaya LDR, lampu jalan akan mati ketika siang dan akan hidup ketika malam secara otomatis.

Sekarang kita akan buat program Arduino yang akan melakukan, "Lampu LED menyala ketika keadaan gelap dan mati ketika keadaan terang"  (Automatic Lighting System).

Yang harus kamu siapkan:

1x Arduino
1x Breadboard
1x Sensor cahaya LDR
1x Resistor 10k
7x Kabel jumper

Kemudian buat rangkaian seperti gambar dibawah ini.


NOTES:

  • Hubungkan 5V dan GND dari Arduino ke Breadboard.
  • Hubungkan kaki kiri LDR ke 5V.
  • Hubungkan kaki kanan LDR ke pin A2 Arduino.
  • Hubungkan kaki kiri resistor ke celah antara kaki kanan LDR dan GND arduino.
  • Hubungkan kaki kanan resistor ke GND.
  • Untuk pemasangan LED kamu bisa lihat pada Menyalakan LED dan BLINK.

Untuk pemrograman LDR, kamu bisa gunakan sketch program dibawah ini:

int LDR= A2;          // membuat variabel LDR untuk pin A2
int LED= 13;          // membuat variabel LED untuk pin 13
int nilaiLDR= 0;  // variabel nilai awal untuk nilaiLDR
void setup(){
  pinMode(LED, OUTPUT);         // menentukan LED menjadi OUTPUT
  Serial.begin(9600);         // komunikasi Arduino ke Komputer
}
void loop(){
  nilaiLDR= analogRead(LDR); // menyimpan nilai yang dibaca dari LDR ke variabel nilaiLDR
  Serial.print("NilaiLDR= ");         // menampilkan teks nilaiLDR=
  Serial.println(nilaiLDR);                 // menampilkan nilai dari nilaiLDR
  if(nilaiLDR < 500) {         // jika nilai dari LDR kurang dari 500
    digitalWrite(LED, HIGH);         // lampu LED menyala
  }
  else  {                         // jika tidak
    digitalWrite(LED, LOW);         // lampu LED mati
  }
}

REVIEW NOTES:
  • int nilaiLDR= 0; membuat variabel nilaiLDR, dan akan membaca nilai mulai dari 0.
  • pinMode(LED, OUTPUT); memilih mode OUTPUT untuk pin yang disimpan di variabel LED.
  • Serial.begin(9600); digunakan agar Arduino bisa berkomunikasi dengan Komputer.
  • nilaiLDR= analogRead(LDR); menyimpan nilai yang dibaca oleh sensor LDR kedalam variabel nilaiLDR.
  • Serial.print("NilaiLDR= "); digunakan untuk mencetak secara digital atau menampilkan teks nilaiLDR=, untuk ini kita tampilkan pada Serial Monitor.
  • Serial.println(nilaiLDR); untuk menampilkan nilai yang dibaca oleh sensor LDR
  • if(nilaiLDR < 500) jika sensor membaca nilai 500 atau kurang dari 500
  • digitalWrite(LED, HIGH); lampu LED menyala
  • else jika tidak
  • digitalWrite(LED, LOW); lampu LED mati

MARI LEBIH KRETIF LAGI!!!
  1. Coba kamu buat program BLINK, dimana kecepatan BLINKnya diatur melalui nilai yang diterima oleh Sensor LDR.
  2. Pindahkan kaki positif LED dari pin 13 Arduino ke Pin 9 (PWM). Kemudian dengan perintah analogWrite, buatlah lampu LED menyala terang dan redup berdasarkan nilai dari sensorLDR.

Komentar

  1. Kapan kode Serial.begin(9600); untuk komunikasi Arduino ke Komputer dibutuhkan.
    Dan darimana nilai 500 LDR itu didapat, apakah karna mungkin LDR memiliki nilai max 500 ? (saya belum pernah mengenal LDR)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serial.begin(9600); dibutuhkan ketika kita ingin berkomunikasi secara Serial dari Arduino dengan Komputer kita. Dalam hal ini, digunakan untuk menampilkan nilai LDR ke Serial Monitor.

      500 itu dapat dari pas membaca di Serial monitor, setiap lingkungan itensitas cahayanya berbeda, jadi nilainya bisa disesuaikan.

      Hapus
  2. asyik ya kalau jadioarng teknikan,,belajarnya raktek truuuusss..

    BalasHapus
  3. ketika ldr mendapatkan cahaya lalu akan menampilkan kalimat di lcd gimana ya rumus nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan buka postingan ini http://www.kelasrobot.com/2016/09/cara-simple-program-lcd-i2c-16x2-menggunakan-arduino.html

      nantinya tinggal kombinasikan program saja...

      Hapus
    2. if(nilaiLDR < 500) {
      lcd.setCursor(0, 0);
      lcd.print("isi kalimatnya");
      }

      Hapus
  4. bang, klo kita mau masukin nilai ke serial monitor gimana ya? misalnya threshold lampu nyala itu klo LDR 400, terus kita ketik 400 di serial nanti LDR otomatis jadi 400

    BalasHapus
    Balasan
    1. masukan nilai keSerial Monitor? Harus menggunkan progran Serial berarti bro, programanya sama dengan program bluetooth

      Hapus
  5. Sangat membantu gan webnya 👍

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Program untuk pompa otomatis menggunkan arduino dan sensor ultrasonik gmna gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rencana saya akan buatkan program ini, tapi sebenarnya bukan menggunakan ultrasonic karena ultrasonic itu baca kedalaman air jadi tidak bagus utk cek ketinggian, nah utk cek ketinggian airnya saya akan menggunakan sensor deteksi ketinggian/sensor banjir. Ditunggu dispotingan berikutnya ya... thanks

      Hapus
  8. Misalkan 3 LDR dan 1 motor dc, contoh kasus pada pergerakan panel Surya.
    Kalau sensor LDR "selalu" disinari cahaya, bagaimana membuat agar motor 'HANYA SEKALI' bergerak sekian detik lalu mati. Motor akan menyala lagi jika nilai LDR2 mencapai nilai yang diinginkan dan motor 'HANYA SEKALI' menyala sekian detik lalu mati dan seterusnya. Itu gimana iya gan?
    Mohon pencerahannya gan.
    Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. menggunakan counter gan, pada program IFnya menggunakan counter jadi pembacaan sensor nya di counter dulu, contoh programnya bisa lihat disini http://www.kelasrobot.com/2017/07/menghidupkan-dan-mematikan-led-dengan-satu-tombol.html

      Hapus
  9. Gan nextnya dkasih tunjukin sample proram.y gan.

    BalasHapus
  10. Gan nextnya dkasih tunjukin sample proram.y gan.

    BalasHapus
  11. bang, ada skema rangkaian 6 buah sensor photodia untuk buat PCB layout di eagle?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Jam Digital Dengan Arduino Uno, RTC DS1302, dan LCD i2C!

Kita akan membuat Jam Digital menggunakan Arduino Uno sebagai Controllernya, RTC DS1302 sebagai data untuk waktu dan tanggalnya, dan LCD i2C untuk menampilkan data waktu dan tanggalnya. Ini merupakan gabungan dari postingan sebelumnya, jadi yang belum coba saya sarankan coba dulu kedua posting berikut: Cara Simpel Program LCD i2C 16x2 Menggunakan Arduino Cara Mudah Program RTC Module DS1302 Jam Digital Dengan Arduino Ok! Yang harus kamu siapkan adalah... 1x Arduino Uno 1x RTC DS1302 1x LCD i2C 9x Kabel Jumper Male-Female Pasanglah seperti pada gambar rangkaian dibawah ini: Sebelum masuk ke-pemrograman ada 2 library yang harus kamu masukan ke Arduino. Library lCD i2C dan Library untuk RTCnya, silahkan Download dulu lewat Link di bawah ini: DOWNLOAD LIBRARY LiquidQrystal_i2c (DROPBOX) DOWNLOAD LIBRARY virtuabotixRTC (DROPBOX) Bagi yang masih bingung cara masukin Library ke aplikasi arduinonya, ...

Jenis-Jenis Robot Beroda

Masih ingat? Di salah satu jenis robot, ada robot yang bergerak atau berpindah tempat menggunakan roda. Dimana robot beroda ini adalah yang paling banyak dibuat pada masa ini. Baik untuk aplikasi yang serius, dan juga untuk yang sekedar hobbi robot, atau pembelajaran. Di kelas ini saya hanya ingin memperkenalkan jenis-jenis robot beroda yang banyak diaplikasikan di dunia. Apa saja itu? 1. Robot Beroda Satu . Tidak ada yang bisa saya jelaskan disini, selama ini saya belum menemukan robot yang berjalan menggunakan roda satu. Mungkin karena mekaniknya yang sulit, juga sistem kontrolnya yang mustahil. 2. Robot Beroda Dua . Atau lebih sering disebut Segway, robot ini memerlukan Sensor Gyro untuk menjaga keseimbangannya agar bisa tetap berdiri. Sensor Gyro ini, aplikasinya selain pada robot, juga ada pada setiap Smartphone canggih sekarang. 3. Robot Beroda Tiga . Ada dua jenis robot beroda tiga. Ada yang hanya menggunakan dua roda yang bisa bergerak, dan roda yang satunya hanya se...

Mengendalikan Gerakan Servo Menggunakan Potensio Knob Arduino

Kita akan membuat project untuk mengendalikan gerakan servo menggunakan potensio, atau lebih tepatnya kita akan menggunakan nilai analog yang dikeluarkan oleh potensio. Jadi jika potensio diputar ke derajat tertentu maka servo akan mengikuti berdasarkan nilainya. Bagi kamu yang baru, ada baiknya untuk melihat postingan sebelumnya: Cara Mudah Memprogram Servo Dengan Arduino Yang udah pernah coba, kita akan lanjutkan saja. Berikut adalah alat yang perlu kamu siapkan: 1x Arduino 1x Micro Servo 1x Potensio 5x Kabel Jumper Male-male 3x Kabel Jumper Male-female Sekarang silahkan susun seperti pada gambar dibawah ini: Jika sudah kita akan langsung memprogram. Seperti yang saya bilang di kelas sebelumnya, kita akan menyertakan library bawaan yang sudah ada pada Arduino IDEnya, jadi kamu tidak perlu menambahkan library terlebih dahulu. Silahkan salin atau ketik ulang sketch dibawah ini: #include <Servo.h>          ...