Langsung ke konten utama

Program Arduino: Sensor Suhu LM35!

LM35 adalah jenis sensor yang dapat mendeteksi keadaan suhu disekitar lingkungan.

Dan projek Arduino kita kali ini adalah kita akan, "Mengukur suhu dilingkungan sekitar."

Yang perlu disiapkan:

1x Arduino
1x Breadboard
1x LM35 Sensor Suhu
2x LED hijau
2x LED kuning
2x LED merah
6x Resistor 220ohm
11x Kabel Jumper

Lalu pasang seperti Gambar dibawah ini:


NOTES:
  • Pasang dari GND dan 5V Arduino ke Breadboard.
  • Pasang kaki kiri LM35 ke 5V, kaki kanan LM35 ke GND, kaki tengah LM35 ke pin A0 Arduino.
  • Pasang kaki Positif LED hijau ke pin 2 dan pin 3, LED kuning ke pin 4 dan pin 5, LED merah ke pin 6 dan pin 7 Arduino.
  • Setiap kaki negatif LED dipasang ke GND menggunakan Resistor 220ohm.

Untuk pemograman Sensor Suhu LM35, kamu bisa gunakan sketch dibawah ini:

int LM35 = A0; // membuat variabel LM35 untuk pin A0 Arduino
int nilaiLM35= 0; // membuat variabel nilaiLM35 untuk menyimpan nilai sensor

void setup(){
Serial.begin(9600); // komunikasi serial dari Arduino ke Komputer
}

void loop(){
nilaiLM35 = analogRead(LM35); // menyimpan nilai dari LM35 ke variabel nilaiLM35
nilaiLM35 = nilaiLM35 * 0.488; // konversi nilai dari LM35 menjadi Derajat Celcius
Serial.println(nilaiLM35);                 // menampilkan nilai dari LM35 ke Serial Monitor
delay(500);                         // memberi jeda sebanyak 500 milidetik
}

NOTES:
  1. Serial.begin(9600); kode yang digunakan agar Arduino bisa berkomunikasi dengan komputer.
  2. nilaiLM35 = analogRead(LM35); menyimpan nilai yang dihasilkan oleh sensor LM35 ke variabel nilaiLM35.
  3. nilaiLM35 = nilaiLM35 * 0.488; konversi nilaiLM35 ke celsius dengan dikalikan 0.4888.
  4. Serial.println(nilaiLM35); menampilkan hasil dari nilai LM35.
Membuat Indikator Suhu dengan menggunakan LED.

Yang pertama harus kamu lakukan adalah melihat nilai pada sensor suhu LM35, dengan melihat di Serial Monitor. Kamu juga bisa membuka Serial Monitor dengan menekan CTRL+SHIFT+M pada keyboard. Maka akan muncul tampilan seperti Gambar


NOTES: Angka 27 adalah nilai Suhu. Kamu bisa menyentuh Sensor LM35-nya dan nilai akan bertambah, karena sensor menerima panas dari suhu tubuh kamu.

Untuk Sketch programnya kamu tinggal tambahkan kode untuk LEDnya, 
dan kode if seperti dibawah ini:

If ( nilaiLM35 == 28){
     kode perintah...
}

Untuk Sketch versi lengkapnya, kamu bisa salin ulang dibawah ini:

int LM35 = A0; // membuat variabel LM35 untuk pin A0 Arduino
int nilaiLM35= 0;   // membuat variabel nilaiLM35 untuk menyimpan nilai sensor
int LED1= 2;         // membuat variabel LED1 untuk Pin 2 digital
int LED2= 3;       // membuat variabel LED2 untuk Pin 3 digital
int LED3= 4;       // membuat variabel LED3 untuk Pin 4 digital

void setup(){
Serial.begin(9600);     // komunikasi serial dari Arduino ke Komputer
pinMode(LED1, OUTPUT);   // mengatur LED1 menjadi OUTPUT
pinMode(LED2, OUTPUT);   // mengatur LED2 menjadi OUTPUT
pinMode(LED3, OUTPUT);   // mengatur LED3 menjadi OUTPUT
}

void loop(){
nilaiLM35 = analogRead(LM35);   // menyimpan nilai dari LM35 ke variabel nilaiLM35
nilaiLM35 = nilaiLM35 * 0.488;   // konversi nilai dari LM35 menjadi Derajat Celcius
Serial.println(nilaiLM35);     // menampilkan nilai dari LM35 ke Serial Monitor
delay(500);                     // memberi jeda sebanyak 500 milidetik

if (nilaiLM35 == 28)       // jika nilaiLM35 sama dengan 28
{
  digitalWrite(LED1, HIGH); // LED1 menyala
  digitalWrite(LED2, LOW);   // LED2 mati
  digitalWrite(LED3, LOW);   // LED3 mati
}
else if (nilaiLM35 == 29)   // jika nilaiLM35 sama dengan 29
{
  digitalWrite(LED1, HIGH); // LED1 menyala
  digitalWrite(LED2, HIGH); // LED2 menyala
  digitalWrite(LED3, LOW);   // LED3 menyala
}

else if (nilaiLM35 == 30)   // jika nilaiLM35 sama dengan 30
{
  digitalWrite(LED1, HIGH); // LED1 menyala
  digitalWrite(LED2, HIGH); // LED2 menyala
  digitalWrite(LED3, HIGH); // LED3 menyala
}

else                       // jika tidak
{
  digitalWrite(LED1, LOW);   // LED1 mati
  digitalWrite(LED2, LOW);   // LED2 mati
  digitalWrite(LED3, LOW);   // LED3 mati
}

}

NOTES:

  • Nilai yang kamu pakai pada LM35, disesuaikan dengan nilai suhu dilingkungan kamu. Karena suhu disuatu tempat dengan tempat lain bisa saja berbeda bukan? ;)
  • if (nilaiLM35 == 28) kode ini digunakan untuk perintah logika, “jika nilaiLM35 sama dengan 28.” arduino akan menjalankan kode perintah yang ada pada program if ini.
  • else if (nilaiLM35 == 29) tapi jika nilainya ternyata sama dengan 29, maka arduino akan menjalankan kode perintah pada else if.
  • Else tapi jika tidak ada yang sama dengan nilai pada nilai if dan else if, maka arduino akan menjalakan kode perintah pada else.

MARI LEBIH KREATIF!!!
  1. Masih ada 3 LED yang belum digunakan pada rangkaian.
  2. Kamu bisa buat program, "Jika nilai LM35 == 28, maka setiap LED berwarna hijau menyala. Jika nilai LM35 == 29, maka setiap LED warna kuning menyala. Dan jika nilai LM35 == 30, maka setiap LED warna merah menyala.
Yang ingin mencoba Suhu dan Kelembaban menggunakan DHT11, DHT21, DHT22, silahkan menuju postingan berikut:
Selamat mencoba ;)

Komentar

  1. Teruskan pak,,,kita ngikutin neh...
    Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap pak! Sudah banyak postingan baru tuh,,, hehe Sama-sama

      Hapus
  2. dititunggu selanjut nya gan, :)
    trimakasih ilmu nya sangaat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap Gan! Udah banyak materi baru tuh gan, hehe Semangat gan! Yo sama2..

      Hapus
  3. Kang, mau tanya kalo buat ngebaca suhu dan kelembaban, programnya ditambahkan spt apa ya?nuhun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. silahkan broo ini ada postingan terbaru, membahas lengkap tentang suhu dan kelembaban..

      http://www.kelasrobot.com/2016/08/cara-mudah-program-sensor-suhu-dan-kelembaban-DHT11-dengan-Arduino.html

      http://www.kelasrobot.com/2016/08/alat-pengatur-suhu-dan-kelembaban-otomatis-dht11-dht21-dht22-LCD-relay.html

      Hapus
  4. gan Ajang Rahmat ente luar biasa, terimakasih. :D
    lanjut kan gan..!

    BalasHapus
  5. koding oke bahasa penulisan mantap gan, terima kasih ilmunya

    BalasHapus
  6. mas mau tanya,
    script buat membatasi angka misal 27,234 biar yg muncul 27,2 gmna y
    trims.

    BalasHapus
  7. mas mau tanya,
    script buat membatasi angka misal 27,234 biar yg muncul 27,2 gmna y
    trims.

    BalasHapus
  8. maju terus gan, sangat bermamfaat postinganya :D Hehehe

    BalasHapus
  9. kenapa output nya 400 an yaaa tolongggg

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama bro punya ane jg begitu..

      Hapus
    2. tolong dong admin jelaskan..
      apa mungkin sensornya kali yg rusak, ato gimana gitu...

      Hapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Jam Digital Dengan Arduino Uno, RTC DS1302, dan LCD i2C!

Kita akan membuat Jam Digital menggunakan Arduino Uno sebagai Controllernya, RTC DS1302 sebagai data untuk waktu dan tanggalnya, dan LCD i2C untuk menampilkan data waktu dan tanggalnya. Ini merupakan gabungan dari postingan sebelumnya, jadi yang belum coba saya sarankan coba dulu kedua posting berikut: Cara Simpel Program LCD i2C 16x2 Menggunakan Arduino Cara Mudah Program RTC Module DS1302 Jam Digital Dengan Arduino Ok! Yang harus kamu siapkan adalah... 1x Arduino Uno 1x RTC DS1302 1x LCD i2C 9x Kabel Jumper Male-Female Pasanglah seperti pada gambar rangkaian dibawah ini: Sebelum masuk ke-pemrograman ada 2 library yang harus kamu masukan ke Arduino. Library lCD i2C dan Library untuk RTCnya, silahkan Download dulu lewat Link di bawah ini: DOWNLOAD LIBRARY LiquidQrystal_i2c (DROPBOX) DOWNLOAD LIBRARY virtuabotixRTC (DROPBOX) Bagi yang masih bingung cara masukin Library ke aplikasi arduinonya, ...

Program Arduino: Digital Read Push Button!

Hari ini kita akan mencoba membuat Program untuk Push Button, komponen elektronika jenis Saklar yang pernah terbahas di Komponen Dasar Elektronika . Dimana kita mengetahui bahwa Push Button ketika kita tekan akan menghubungkan arus listrik, dan terputus apabila dilepas (tidak ditekan). Saat ini kita akan membuat program sederhana untuk Push Button dengan logika program, “ Jika button ditekan LED menyala, jika tidak LED mati. ” Yang harus kamu siapkan; 1x Arduino 1x Breadboard 1x Push button 1x LED 1x Resitor 10k 1x Resistor 220ohm 7x Kabel jumper Buatlah rangkain seperti gambar dibawah ini... Rangkaian Untuk Push Button NOTES :     Hubungkan 5V dan GND dari Arduino ke Breadboard . Hubungkan kaki pertama button ke 5V dan kaki ke-2 ke kaki pertama resitor 10k . Hubungkan kaki ke-2 resistor 10k ke GND . Hubungkan pin 2 Arduino ke kaki ke-2 button . Untuk LED rangkaiannya tidak jauh berbeda dengan pembahasan sebelumnya. Untuk sketch-nya ...

Jenis-Jenis Robot Beroda

Masih ingat? Di salah satu jenis robot, ada robot yang bergerak atau berpindah tempat menggunakan roda. Dimana robot beroda ini adalah yang paling banyak dibuat pada masa ini. Baik untuk aplikasi yang serius, dan juga untuk yang sekedar hobbi robot, atau pembelajaran. Di kelas ini saya hanya ingin memperkenalkan jenis-jenis robot beroda yang banyak diaplikasikan di dunia. Apa saja itu? 1. Robot Beroda Satu . Tidak ada yang bisa saya jelaskan disini, selama ini saya belum menemukan robot yang berjalan menggunakan roda satu. Mungkin karena mekaniknya yang sulit, juga sistem kontrolnya yang mustahil. 2. Robot Beroda Dua . Atau lebih sering disebut Segway, robot ini memerlukan Sensor Gyro untuk menjaga keseimbangannya agar bisa tetap berdiri. Sensor Gyro ini, aplikasinya selain pada robot, juga ada pada setiap Smartphone canggih sekarang. 3. Robot Beroda Tiga . Ada dua jenis robot beroda tiga. Ada yang hanya menggunakan dua roda yang bisa bergerak, dan roda yang satunya hanya se...